Resensi      Dibaca :184 kali , 0 komentar

(Resensi Buku) Kisah Nyata Bocah Penghafal Al-Quran

Ditulis : Syam Edi, 14 Februari 2014

 Judul Buku : Cinta Al-Qur’an Para Hafizh Cilik

Penulis  : Dr. Muh. Hambali, M.Ag

Penerbit : Najah

Genre : Agama Islam

Cetakan : I, November 2013

Tebal : 194 halaman

ISBN : 978-602-279-063-1

Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad Saw. Orang yang menghafal Al-Qur’an dijanjikan Allah memperoleh kedudukan yang sangat mulia, baik di dunia maupun di akhirat. Menjadi seorang hafizh (penghafal Al-Qur’an) adalah sebuah jalan agung untuk mencari keridhaan Allah dan agar semakin dekat kepada-Nya.

Buku setebal 194 halaman ini merangkum kisah bocah-bocah luar biasa yang berjuang dan berhasil menghafalkan ayat-ayat Al-Qur’an di luar kepala. Terbitnya buku ini dapat dijadikan sebagai bahan perenungan untuk kita semua, bahwa kitab suci Al-Qur’an adalah cahaya benderang yang akan selalu menerangi relung hati setiap hamba-Nya.

Muhammad Gozy Basayev adalah bocah penghafal Al-Qur’an yang lahir di Kota Makassar. Perjalanannya menjadi bocah penghafal Al-Qur’an dimulai ketika ia berusia 6 tahun. Dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun, ia telah berhasil menghafal seluruh ayat-ayat Al-Qur’an di luar kepala. Harapan orang tuanya yang ingin memiliki anak penghafal Al-Qur’an ternyata tidak semudah yang dibayangkan.

Dulu, Gozy nyaris dimasukkan orang tuanya ke sekolah Nasrani atas dasar gengsi. Tentu tak dapat dibayangkan seandainya ia benar-benar sekolah di tempat orang-orang yang memiliki keyakinan berbeda itu. Ternyata, Allah memang selalu memiliki cara lain yang lebih indah dalam menunjukkan hamba-Nya yang senantiasa bertakwa. Akhirnya, berkat hidayah Tuhan, ia dimasukkan ke Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) di Kota Makassar.

Dalam masa pendidikannya, Gozy tidak terlihat kemampuan membaca Al-Qur’annya. Bahkan orang tuanya pun tak melihat putranya memiliki potensi membaca Al-Qur’an dengan baik. Justru potensi serta bakatnya membaca Al-Qur’an ditemukan oleh guru privatnya, Dra. Elmira W. Dari sinilah, perjalanan Gozy menjadi seorang hafizh bermula dan akhirnya mencapai puncak klimaksnya. Yang mengharukan, salah satu alasan Gozy ingin menjadi penghafal Al-Qur’an adalah karena ingin mengangkat derajat orang tuanya di hadapan Allah Swt. Ia takut jika kelak orang tuanya tidak dapat masuk surga (halaman 16-25).

Syarifuddin Khalifah adalah bocah penghafal Al-Qur’an yang terlahir dari keluarga non-muslim dari Afrika Utara. Waktu usianya 1,5 tahun ia telah hafal Al-Qur’an di luar kepala dan dapat melakukan shalat 5 waktu tanpa ada yang mengajarinya. Kelebihan lain yang dimilikinya, pada usia 1 bulan, ia telah dapat berbicara. Keberadaan Syarifuddin sontak menyedot perhatian dunia. Ketika berusia 5 tahun, ia telah mengislamkan ribun orang di Afrika (halaman 114-126).    

Alayen, adalah seorang bocah yang bermukim di negeri Sakura Jepang. Ia berhasil menjadi penghafal Al-Qur’an di usianya yang baru 10 tahun. Alayen memang bukan asli anak Jepang. Ia dan keluarganya berasal dari Pakistan dan kemudian menjadi warga negara Jepang. Tentu menjadi hal yang sangat luar biasa dan spesial ketika ada seorang bocah mampu menghafal Al-Qur’an di sebuah negara yang penduduknya mayoritas non-muslim dengan aktivitas keduniawian yang begitu padat.

Alayen benar-benar telah membuka mata dunia muslim. Kemampuanya menghafal Al-Qur’an membuatnya dijuluki Al-Hafizh oleh Holy Qur’an Memorization International Organization, Arab Saudi. Gelar tersebut diberikan secara langsung oleh pemerintah Arab Saudi melalui kementerian terkait. Mereka datang untuk memberikan gelar kepada Alayen. Bahkan Alayen memperoleh beasiswa penuh sampai masa kuliah (halaman 148-160).

Masih banyak kisah-kisah bocah penghafal Al-Qur’an yang terangkum dalam buku inspiratif ini. Buku ini dapat memotivasi para orang tua untuk mengajak putra-putrinya sejak dini mempelajari serta memahami isi kitab suci Al-Qur’an yang menjadi petunjuk hidup sekaligus kebahagiaan bagi manusia seluruh alam (Sam Edy Yuswanto, Kebumen).

 



Berita Resensi Lainya

Nama

Email

Komentar :

Kode:
jgfu8g
 

0 Komentar